automated rules facebook

Memahami Automated Rules pada Facebook Ads

4 min read

Hai, di artikel ini saya ingin menjelaskan apa yang saya ketahui tentang penggunaan automated rules pada Facebook Ads. Fungsi automated rules ini sendiri adalah untuk memudahkan kita sebagai advertiser dalam mengotomatisasi sebuah aktivitas rutin yang biasa kita lakukan dalam beriklan di Facebook. Apa saja sih aktivitas rutin yang advertiser dalam beriklan yang bisa diautomatisasi menggunakan rules Facebook Ads ini?

  • Turn Off performa Campaign atau Ad Set yang buruk dalam rentang waktu tertentu
  • Turn Off campaign atau ad set jika hari ini performanya turun
  • Hidupkan kembali campaign atau ad set yang selama 7 hari performanya masih bagus
  • dan lain sebagainya

Berbeda dengan RevealBot dan SultanAds yang efektifitas rulesnya bisa berjalan setiap 15 menit dan 5 menit sekali. Jika menggunakan automated rules dari facebook ini rulesnya paling cepat bisa dieksekusi hanya 30 menit sekali, sehingga rules yang kita aplikasikan masih berpotensi mengalami kebocoran.

Tapi hal tersebut hanya berdampak jika budget harian kamu setiap campaignnya diatas 1 juta, jika budget harian masih sekitar dibawah 100 ribu sih tingkat kebocorannya paling tidak masih disekitar ribuan rupiah. Tapi jika budget harian setiap campaign/adset sudah diatas 1 juta atau bahkan 5 juta keatas, maka tingkat kebocorannya bisa sekitar puluhan atau bahkan ratusan ribu rupiah.

Terus, menurut saya juga saat menggunakan automated rules dari facebook ini ternyata tidak bisa seleluasa menciptakan rules saat menggunakan revealbot dan juga sultanads. Beberapa diantaranya seperti:

  1. Hanya bisa membuat 250 rules disetiap ad account.
  2. Hanya bisa membuat satu kondisi saja setiap rulesnya.
  3. Tidak bisa menggabungkan rules campaign dan ad set.
  4. Tidak bisa delete campaign, adset, dan ads
  5. Tidak bisa ganti nama campaign.

Yah walaupun banyak kekurangan-kekurangannya, kita masih bisa menggunakan beberapa rules dan yang terpenting adalah kita tidak perlu membayar sepeserpun untuk mendapatkan fitur automatisasi ini, benar bukan?

Dibawah ini akan dijelaskan bagaimana cara mengimplementasikan penggunaan rules di Facebook ads.

Mematikan Campaign / Ad Set iklan yang udah spending tapi tidak ada pembelian

Jika maksimal biaya per pembelian (CPA) kamu adalah 24 ribu, maka setidaknya kamu bisa membuat rules pause agar campaign yang kamu jalankan tersebut berhenti saat sudah spending (biaya iklan) sebanyak 24 ribu tanpa pembelian sama sekali.

matikan kampanye iklan jika biaya iklan > 24 ribu dan pembelian < 1
automated rules
1. Mematikan Kampanye Iklan Tanpa Purchase

Pada gambar tersebut saya menerapkannya di level campaign, tapi bisa juga diterapkan pada level ad set. Caranya hanya mengganti applied to rules menjadi “all active ad sets”

Jalankan kembali semua campaign yang kemarin berhenti

Setelah diatas kita membuat rules pause untuk campaign yang performanya kurang bagus. Kita bisa menjalankannya kembali dengan rules ini

hidupkan kampanye iklan jika biaya iklan kemarin > 0
2. Menjalankan Kampanye Iklan

Beberapa advertiser termasuk saya juga menerapkan rules ini untuk menjalankan kembali campaign yang kemarin jelek dengan harapan jika dijalankan hari ini akan bagus. Tapi biasanya kami juga membuat rules untuk kill/delete campaign yang udah jalan selama 3 hari tetapi hasilnya tetap jelek. Nah untuk rules tersebut hanya bisa dijalankan jika menggunakan Revealbot dan SultanAds.

Matikan Kampanye Iklan yang performanya menurun dalam sehari

Jika ternyata campaign yang kita jalankan mendapatkan pembelian, tapi seiring berjalannya waktu pembelian tersebut tidak ada lagi sehingga membuat Biaya Per Pembelian (CPA) melebihi 24ribu maka campaign tersebut akan berhenti. Ini berfungsi agar kita tidak mengeluarkan uang secara sia sia.

jika biaya iklan > 0 dan pembelian > 0 dan biaya per pembelian > 24ribu
3. Mematikan Kampanye CPA > 24K

Jalankan kembali Kampanye Iklan yang performanya naik

Alasan kenapa harus membuat rules ini juga karena biasanya orang yang melihat iklan kita tidak akan membeli saat itu juga, bisa jadi orang yang sudah melihat iklan kita akan membeli beberapa jam setelahnya. Dan hal tersebut tentu akan membuat biaya per pembelian menjadi murah kembali.

Jika biaya iklan > 0 dan Pembelian > 0 dan Biaya per Pembelian < 24ribu
4. Menjalankan Kampanye CPA < 24K

Kesimpulan

Nah jadi itulah panduan bagaimana memahami penggunaan automated rules pada Facebook. Pada panduan ini saya menggunakan benchmark biaya per pembelian sebagai parameter untuk menentukan rules karena bisnis yang saya jalankan menggunakan skema pembelian pada website. Cara ini akan sedikit lebih sulit untuk diaplikasikan kepada bisnis yang menggunakan pembelian melalui chat whatsapp.

Bagikan Artikel :

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *