optimasi score pagespeed

Cara Optimasi Score Pagespeed pada Website

6 min read

Sebagai pemilik website atau blog, pasti pernah dong ya iseng-iseng ngecek kecepatan situsnya sendiri melalui pagespeed insight. Tapi pas muncul score-nya, ternyata dibawah 50 atau jauh dibawahnya? Terus penting gak sih? dan gimana cara optimasi pagespeed pada website yang kita miliki biar score-nya tinggi atau minimal diatas 60 deh.

Memang sih, kecepatan website itu bukanlah hal yang utama jika dibandingkan dengan artikel yang berkualitas. Pengunjung blog akan rela menunggu halaman website yang dimuat sampai selesai kalau artikel yang dibacanya menarik dan bagus baginya.

Untuk sekali dua kali loading website lambat tidak jadi masalah, tetapi jika sudah berulang kali websitenya dikunjungi tetap tidak mengalami perubahan, sebagai pembaca kita akan pergi untuk mencari konten sejenis dengan loading website yang lebih cepat.

Ini apa yang Google pikirkan mengenai pentingnya kecepatan loading pada sebuah website :

  • 1 sampai 3 detik kesempatan bertambahnya bounce rate adalah 32%.
  • 1 sampai 5 detik kesempatan naiknya bounce rate semakin tinggi 3 kali lipat dari sebelumnya yaitu menjadi 90%
  • 1 sampai 6 detik, kesempatan naiknya bounce rate menjadi 106%
  • 1 sampai 10 detik, kesempatan naiknya bounce rate menjadi 123%

Dari statistik diatas kan sudah kelihatan, kalau sebenernya ada 90% orang yang tidak suka membaca website dengan kecepatan lebih dari 5 detik.

optimasi score pagespeed halaman https://ariestwn.com
Speed Insight GTmetrix

Pada gambar diatas, bisa dilihat score pagespeed untuk versi mobile dari website saya ini 98 dan pada versi desktop mendapat score 100. Bagaimana saya bisa mendapatkan score pagespeed segitu ? Nah silahkan simak penjelasan saya bagaimana saya optimasi hingga mendapatkan score pagespeed 98/100 untuk website ariestwn.com.

Pemilihan Hosting Yang Tepat

Pemilihan hosting yang tepat adalah dengan memilih penyedia hosting dengan server response time paling rendah. Pada halaman pagespeed insight semakin rendah nilai response times pada sebuah server maka akan mempengaruhi nilai score pagespeed menjadi lebih tinggi.

Jujur, menggunakan shared hosting bukanlah pilihan yang tepat untuk menaikkan score pagespeed website yang kamu miliki. Kenapa? coba lihat gambar dibawah ini.

sumber gambar : keycdn shared hosting vs vps hosting

Kalau dilihat dari kacamata awam, ga ada perbedaan yang terlalu mencolok, toh sama sama dibagi bukan? tapi nyatanya memiliki perbedaan yang lumayan jauh. Shared hosting adalah jenis hosting yang sumber daya servernya itu dipakai berbarengan dengan pemilik website yang lain, jadi kalau situs lain lambat, website kamu juga berpengaruh menjadi lambat begitu sebaliknya.

Berbeda dengan Cloud Hosting ataupun VPS, resourcenya dibagi secara adil, sehingga masalah yang dialami oleh pemilik website yang lain tidak akan mengganggu performa dari website yang kamu miliki.

Website saya ini sudah lebih dari setahun menggunakan VPS Vultr.

Pemilihan Template WordPress yang sudah Seo Optimized.

Jika saat ini kamu masih sering menggunakan template wordpress bajakan, saya sarankan untuk kamu tidak menggunakan template bajakan tersebut untuk website kamu. Karena selain kita tidak tahu apa isi kode kode tersebut, bisa jadi mengandung kode yang bisa membahayakan website kamu sendiri ( phising, dll ). 

Selain bahaya, template bajakan juga banyak ditanamkan backlink sehingga jika kamu menggunakan template tersebut, bisa saja Google mengindikasikan website kamu sebagai website spam karena terdapat banyak backlink.

Yang terakhir alasan kenapa kamu tidak boleh menggunakan template bajakan adalah karena bersifat tidak menghargai karya orang lain selain itu kamu bisa saja dituntut ( secara hukum ) jika ketahuan oleh pemilik template.

Jika kamu memang tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli template premium, kamu bisa menggunakan template gratisan yang disediakan oleh komunitas wordpress.

Walau tidak semua template wordpress yang disediakan gratis memiliki fitur yang lengkap, setidaknya kamu tidak perlu merasa khawatir akan ditanamnya kode berbahaya atau backlink spam.

Saya sendiri menggunakan template premium Superfast dari IDtheme. Saya suka template ini karena selain sudah seo optimized sejak bawaan lahir, template ini juga disediakan banyak sekali fitur yang saya butuhkan, sehingga saya tidak perlu menggunakan plugin lain lagi untuk mendapatkan fitur serupa.

score pagespeed
template superfast

Selain alasan diatas, hal yang membuat saya memilih untuk membeli template superfast ini adalah karena harganya yang terbilang sangat murah untuk fitur yang terbilang lengkap. Seller ( template maker ) juga fast response serta ramah ketika menghadapi klien yang bawel seperti saya ini hehe.

Implementasi HTTP/2 dan PHP 7.2

Teknologi yang diusung oleh Http/2 dan Php 7.2 sudah diketahui mampu membuat loading website kita menjadi lebih cepat lagi. 

Sayangnya, untuk menggunakan fitur http/2 kamu harus menggunakan enkripsi https pada website kamu. Kamu bisa mengecek website kamu apakah sudah support http2 disini dan check apakah website kamu sudah menggunakan php 7.2 disini.

Apa yang harus saya lakukan jika ternyata website saya tidak mendukung HTTP/2 dan PHP 7.2 dan saya menggunakan shared hosting atau managed hosting ? 

Yang perlu  kamu lakukan adalah dengan menghubungi admin dari tempat hosting kamu menyewa, biasanya admin akan dengan senang hati untuk membantu customernya menghadapi masalah yang ada.

Apa yang harus saya lakukan jika ternyata website saya tidak mendukung HTTP/2 dan PHP 7.2 dan saya menggunakan Unmanaged hosting ? 

Jika kamu menggunakan Unmanaged hosting, maka yang perlu kamu lakukan adalah dengan mengkonfigurasinya secara manual dengan melihat tutorial di internet. Caranya tidak ribet kok, yang terpenting kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan saja hehe.

Menggunakan Content Delivery Network ( CDN )

CDN adalah sebuah kolaborasi dari beberapa server/data center dengan lokasi berbeda untuk mengirimkan konten. Terus gimana sih cara kerja CDN ini ? Analoginya seperti jika kamu menghost website pada server yang berlokasi di united states tetapi pengunjung kamu sebagian dari asia, maka akses pengunjung kamu yang dari asia akan lebih lama dibandingkan pengunjung dari united states.

CDN hadir untuk memberikan solusi kepada pemilik website yang memiliki pengunjung dari berbagai belahan benua.

Tetapi kebanyakan situs layanan CDN ini mengharuskan kita membayar untuk menikmati layanannya ( untuk mendapatkan fitur lengkap ). Dari segi biaya CDN yang terbilang cukup mahal, bisa dikatakan bahwa CDN hanya cocok untuk pebisnis skala menengah keatas.

Manfaat menggunakan CDN adalah :

  • Meningkatkan kecepatan loading website
  • Mengurangi penggunaan Bandwith Server
  • Lebih Seo friendly ( kecepatan sebuah situs = SEO )
  • Proteksi DDoS

Menggunakan Plugin Autoptimize dan Module Pagespeed

Nah ini adalah rahasia saya mengapa bisa mendapatkan score 98/100 pada Pagespeed Insight / GTmetrix. Sebelum saya menggunakan plugin autoptimize dan Module PageSpeed. Sebenarnya saya sudah mendapatkan score diatas 70an baik itu mobile maupun desktop. 

Setelah memasang module pagespeed saya, score pagespeed meningkat menjadi 91/95. Lalu saya pasang plugin Autoptimize dengan konfigurasi seperti gambar dibawah ini

Untuk gambar konfigurasi ketiga, saya menggunakan CDN Image dari Shortpixel. Saya menggunakan Shortpixel karena mereka otomatis mengkompress gambar-gambar di website saya, Google Pagespeed menyarankan kita untuk mengkompress image untuk mendapatkan score pagespeed lebih tinggi.

Kesimpulan

Score Pagespeed memang penting untuk melihat apakah website kita memiliki standar kelayakan kecepatan, tetapi tidak lebih penting dari artikel yang berkualitas ( membuat pengunjung blog rela menunggu loading website ).

Jika Anda sudah melakukan optimasi tapi menemukan score pagespeed menurun karena memasang iklan google / atau penyedia iklan apapun, hal itu normal karena iklan tersebut biasanya membawa resource yang besar dan dinamik, sehingga hal tersebut tidak bisa kita optimasi lebih lanjut.

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *