cara setting plugin autoptimize

Cara Setting Plugin Autoptimize pada WordPress

4 min read

Autoptimize merupakan salah satu plugin terbaik yang banyak digunakan oleh orang lain termasuk saya sendiri untuk optimasi score pagespeed pada website. Melalui tulisan ini saya akan membagikan cara setting plugin autoptimize agar website yang Kamu miliki menjadi lebih cepat dan membuat score pagespeed insight menjadi lebih maksimal.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa memiliki loading website merupakan salah satu faktor SEO yang membuat sebuah website jadi lebih mudah untuk memasuki ranking halaman satu Google daripada mereka yang websitenya cenderung lebih lambat. Bahkan bukan tidak mungkin bagi google untuk melakukan deindex pada website yang memiliki loading yang sangat lambat.

Ya, walaupun beberapa developer template premium sudah mengklaim tema wordpressnya sudah cepat dan teroptimasi seperti template superfast ini, tetap saja kita harus mengoptimasi kembali template tersebut menggunakan plugin autoptimize. Apalagi jika template yang Kamu gunakan merupakan template yang memiliki konsep portofolio yang umumnya memiliki struktur yang lebih berat.

Memasang Plugin

Pertama kali yang harus Kamu lakukan adalah dengan memasang plugin Autoptimize pada website yang Kamu miliki dengan cara pergi ke menu Plugin > Tambah Baru. Kemudian pada kolom pencarian, ketikkan “Autoptimize“.

cara setting plugin autoptimize

Setelah itu klik tombol Pasang Sekarang untuk memasang plugin autoptimize. Kemudian klik tombol Aktifkan..

cara setting plugin autoptimize

Nah, pada tahap tersebut. Kamu sudah berhasil memasang plugin autoptimize pada website yang kamu miliki.

Cara Setting Plugin Autoptimize

Pada bagian ini kita akan melakukan pengaturan pada plugin Autoptimize untuk mengoptimasi kecepatan website yang kita miliki. Caranya pergi ke Pengaturan > Autoptimize. Lalu samakan pengaturan plugin Autoptimize yang kamu miliki dengan pengaturan dibawah ini

Tab JS, CSS, & HTML

Pada tab ini, bertujuan untuk melakukan pengaturan untuk mengoptimasi baris kode javascript, css, & html.

1. Opsi Javascript

Opsi ini bertujuan untuk meminimalkan ukuran dari javascript pada pagespeed insight. Klik optionbox pada “Optimasi Kode Javascript?” dan “Gabungkan Berkas JS” untuk mengaktifkan fitur ini.

cara setting plugin autoptimize

Jika optimasi javascript sudah diaktifkan, jangan buru-buru melanjutkan pengaturan dibawah. Simpan dulu perubahan yang Kamu lakukan, kemudian cek apakah website Kamu mengalami kendala setelah pengaturan ini diaktifkan? Jika ada, silahkan tuliskan kendala di kolom komentar.

2. Opsi CSS

Pada opsi ini bertujuan untuk meminimalkan ukuran dari css yang ada pada website yang Kamu miliki. Klik optionbox pada “Optimasi Kode CSS?” dan juga “Gabungkan Berkas CSS?”.

cara setting plugin autoptimize

Setelah di ceklis keduanya, simpan terlebih dahulu perubahan yang sudah dilakukan dan cek apakah website Kamu masih berjalan normal. Jika tidak, silahkan tuliskan kendalanya di kolom komentar dibawah.

3. Opsi HTML

Pada opsi ini bertujuan untuk meminimalkan ukuran dari html secara keseluruhan. Klik optionbox pada “Optimasi Kode HTML?”

cara setting plugin autoptimize

4. Opsi Lain-Lain

Pada opsi ini biarkan saja seperti bawaanya, ketiganya biarkan saja dalam keadaan aktif.

Langkah terakhir pada tab js, css, & html adalah dengan menekan tombol berwarna biru untuk menyimpan perubahan.

Tab Images

Pada tab ini bertujuan untuk melakukan pengaturan optimasi gambar pada website yang Kamu miliki, tapi pengaturan yang akan digunakan pada tab ini hanyalah opsi “Lazy Load Images” yang berfungsi untuk memuat gambar belakangan. Klik optionbox pada “Lazy-load images?” untuk mengaktifkan fiturnya

Jika kamu menginginkan beberapa gambar agar tidak dimuat belakangan misalnya seperti gambar logo website, tinggal isikan saja nama gambar tersebut, misal “logo.png” atau dengan menggunakan class “logo” (tentu saja parameter tersebut berbeda-beda setiap website). Jika sudah lakukan Simpan Perubahan

Tab Ekstra

Kemudian memasuki tab terakhir yang bisa kita lakukan untuk mengoptimasi website yang miliki (2 tab lainnya hanya promosi). Tab ini bertujuan untuk menghilangkan masalah “render blocking” saat melakukan pengecekan pada pagespeed insight.

Terakhir, klik tombol Simpan Perubahan. Lalu silahkan cek website Kamu terlebih dahulu apakah berjalan normal setelah melakukan setting plugin Autoptimize, kalau berjalan normal silahkan cek kembali score pagespeed website Kamu melalui Google Pagespeed Insight dan lihat apakah ada perubahan signifikan pada Scorenya?

Penutup

Demikianlah panduan dari Saya mengenai cara setting plugin Autoptimize pada wordpress. Jika ada keluhan terkait bentroknya plugin ini dengan template yang Kamu miliki, dengan senang hati Saya akan membantu Kamu jika Kamu mau menulis permasalahannya di kolom komentar.

Oh ya, jika website yang Kamu miliki menggunakan Iklan dari Google Adsense. Perlu diketahui bahwa Kamu tidak akan bisa mendapatkan score pagespeed website secara maksimal, apalagi pada versi mobile. Hal ini dikarenakan iklan Google Adsense menggunakan source eksternal, yang memang tidak mungkin bagi kita untuk mengoptimasi source eksternal.

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *