Pengalaman Mengurus eKTP Rusak di Deli Serdang

7 min read

Artikel pengalaman mengurus eKTP rusak Deli Serdang ini dibuat untuk membantu teman-teman yang memiliki masalah serupa dan ingin membuat ulang eKTP nya, untuk kasus saya ini saya mengurusnya di Disdukcapil Deli Serdang. Alasan saya ingin mengurus pembuatan ulang eKTP yang saya miliki karena foto wajah pada eKTP tidak jelas atau nge-blur, sehingga akan menyusahkan saya setiap kali ingin melakukan pembuatan akun Sekuritas, Bank, dll.

mengurus ektp rusak

Untuk foto wajah yang tidak jelas seperti diatas sebenarnya masih bisa dimaklumi oleh pihak terkait dengan menambahkan dokumen tambahan lainnya seperti paspor atau sim. Sialnya, seminggu yang lalu sebelum artikel ini dibuat saya tidak sengaja mematahkan eKTP saya tersebut. Kebetulan saat itu saya sedang mendaftarkan rekening sekuritas di IndoPremier untuk keperluan nabung investasi, beruntung pihak indopremier tidak mempermasalahkan hal tersebut dan menyuruh saya untuk mengupload foto ktp yang rusak bersandingan dengan foto sim.

Tapi kalau dipikir-pikir, siapa sih yang ngga mau memperbarui ektp yang rusak? Untuk itu saya mencari informasi tentang bagaimana cara mengurus eKTP yang rusak di Internet. Dan berdasarkan informasi yang saya dapat, saya harus mengurus surat rekomendasi “perbaikan eKTP” di kantor Kepala Desa, baru kemudian bisa langsung melakukan cetak ulang di Disdukcapil Kabupaten. Disdukcapil eKTP yang saya miliki adalah kabupaten Deli Serdang, untuk itu saya mendatangi kantor Disdukcapil Deli Serdang yang berada di Lubuk Pakam, kamu bisa mengaksesnya disini.

Setelah liat lokasi tujuan melalui Google Maps, saya sempat kaget karena jarak yang harus saya tempuh ternyata cukup jauh dengan memakan waktu 1 jam setengah.

mengurus ektp rusak

Kebetulan saat H-1 saya sempat bertanya kepada teman saya mengenai bagaimana mengurus ektp yang rusak untuk kabupaten deli serdang. Salah satu teman saya ada yang merespon bahwa pengurusan ektp sebaiknya langsung dilakukan di kantor Disdukcapil yang berada di Lubuk Pakam, tapi ada satu teman juga yang merekomendasikan saya untuk menggunakan “jasa perantara” pengurusan eKTP agar bisa siap lebih cepat, teman saya mengklaim bahwa pengurusan hanya memakan waktu 1 hari saja sembari memberikan nomor whatsapp “jasa perantara” tersebut.

Tapi saya tetap penasaran dan ingin mencoba mengurus langsung ditempatnya, toh juga akan siap sehari juga jika saya datang dari pagi hari pikir saya naif saat itu. Pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2020 saya pergi ke kantor Kepala Desa tempat saya tinggal, sampai ditempat saya langsung masuk ke ruang tamu.

Saya : “Permisi pak, saya mau tanya. Untuk mengurus eKTP yang rusak berdasarkan informasi yang saya dapat dari internet, harus buat surat keterangan dulu dari kepala desa. Bener seperti itu pak?”

Pak Yanto : “Hah? bisa langsung datang aja dek ke Lubuk Pakam”

Saya : “Oh begitu ya pak? tapi saya boleh minta surat keterangannya aja pak? biar saya tidak bolak balik lagi jika ternyata dibutuhkan surat tersebut”

Pak Yanto : “Enggak dek, bisa langsung datang aja kok di lubuk pakam. setau saya tidak butuh surat keterangan”.

Dari sini saya langsung berfikir bahwa pak yanto ini sebenernya ngga tahu dan malas aja untuk membuatkan surat keterangan tersebut. Jadi saya langsung inisiatif untuk memaksa bapak tersebut untuk membuatkan saya surat keterangan.

Saya : “Yauda pak, karena bapak juga tidak yakin. Berdasarkan informasi dari internet, memang butuh surat keterangan”

Pak Yanto : “Oh yaudade, bentar ya saya buatkan”

Kemudian pak yanto pun masuk ke ruangannya dan membuatkan saya surat keterangan eKTP yang rusak. Setelah selesai, waktu menunjukkan tepat pukul jam 11 siang, dan saya langsung buru-buru menuju Disdukcapil di Lubuk Pakam.

Setelah 1 jam 30 menit dijalan akhirnya saya sampai ke kantor Lubuk Pakam.

Gambar diatas menunjukkan tugu kantor pengurusan di Lubuk Pakam, saya kurang mengerti mengenai hal ini tapi sepertinya ada banyak kantor pengurusan perihal desa dan kabupaten didalamnya.

Sesampainya ditempat, saya masuk ke kantor Disdukcapil yang terlihat sepi. Hanya ada 2 orang staf yang sudah tua dari 7 staf loket pengurusan yang tersedia. Kemudian saya menghampiri salah satu staf untuk menanyakan perihal masalah eKTP saya.

Lanjut halaman 2

Bagikan Artikel :

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *