Pengalaman Mengurus eKTP Rusak di Deli Serdang

7 min read

Saya : “Permisi bu, saya ingin tanya perihal pengurusan eKTP saya”

Staf : “Boleh, kenapa dengan eKTP bapak?”

Saya: “eKTP yang saya miliki kebetulan patah dan rusak bu, kira-kira berapa lama pengurusannya ya bu?”

Staf : “Pak, untuk pengurusan dan pendaftaran eKTP sekarang langsung melalui kecamatan pak, tidak bisa langsung disini lagi”

Saya : “Tapi saya lihat di Internet, disdukcapil di jawa menerangkan bahwa pengurusan bisa langsung di Disdukcapil bu?” tanya saya keheranan.

Staf : “Iya bapak, memang sudah seperti itu pelayanannya sekarang. Cobak bapak liat saja pengumuman didepan itu, masih ada kok” terang staf tersebut dengan menggunakan aksen khas batak medan.

Setelah saya lihat pengumuman didepan, saya tidak menemukan adanya keterangan tentang pengurusan eKTP harus dilakukan di Kecamatan, berarti saya sia-sia dong datang jauh-jauh kesini. Sebelum saya melangkah pulang, ada bapak-bapak dengan seragam seperti staf tadi menghampiri saya.

Bapak : “Adek mau ngapain?” tanya bapak itu kepada saya.

Saya : “Ini mau urus eKTP pak, katanya bisa langsung disini, tapi kenapa saya di lempar lagi ke Kecamatan untuk pengurusannya”

Bapak : “Iya pengurusan memang harus melalui kecamatan sekarang, tapi kalau adek mau, bisa diurus disini langsung siap jam 4 sore nanti” (sekarang jam 1 siang).

Saya : Sembari melihat jam yang menunjukkan pukul 1 siang, saya menjawab “Kenapa harus nunggu sampai jam 4 pak? kenapa ga sekarang?” tanya saya.

Bapak : “Iya, sekarang jam istirahat. Nanti orangnya datang jam 2, dan jam 4 baru siap, gimana?”

Sampai disini saya mengerti arah pembicaran bapak tersebut yang menyuruh saya memberikan uang “pelicin” agar eKTP bisa diproses disitu dan dihari itu juga. Bobroknya birokrasi di Sumatera Utara ini saya sudah paham betul. Logikanya, jika dengan pelicin mereka bisa memproses eKTP saya yang rusak di Disdukcapil tersebut, kenapa jika dengan cara yang jujur harus dioper lagi ke kecamatan? ini agak aneh menurut saya.

Saya : “Oh, saya tidak bisa buang waktu saya untuk nunggu dan berdiri disini selama 3 jam pak, kalau sekarang langsung bisa saya terima tidak apa apa

Bapak : “Iya memang sudah seperti itu prosedurnya” terang bapak itu sambil tersenyum licik”.

Lanjut ke halaman 3

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *