tempat yang nyaman

Tempat Yang Nyaman Untuk Menulis Itu Seperti Ini Lho

Posted on 4 min read

Dulu saat saya baru memulai meniti karir sebagai seorang content writer, semua tempat akan terasa nyaman digunakan untuk menulis. Mungkin hal itu terjadi karena semangat saya yang masih berapi – api hehe. Tapi lambat laun kemudian, saya juga memerlukan sebuah konsentrasi saat menulis, apalagi jika konten yang saya tulis memerlukan analisa secara mendalam. Untuk itu saya sering memilih – milih tempat yang nyaman untuk menulis.

Setidaknya saya sudah merasakannya sendiri, saat saya menulis ditempat dengan suasana yang lumayan bising dan menulis ditempat dengan suasanya yang tenang, hasilnya tulisan yang saya kerjakan bisa saya selesaikan 1 jam lebih cepat daripada menulis ditempat keramaian.

kan lumayan ya, sejamnya bisa digunain untuk telfon keluarga/pacar atau menjalankan aktivitas penting lainnya 🙂

Nah, dari sini saya ingin memberitahu teman & pembaca tempat – tempat yang nyaman untuk menulis.

Kamar, tetapi dengan ruangan yang rapi dan bersih

Saya sudah mencoba menulis sambil tiduran, mulai dari tidur telentang dan juga tidur tenkurap. Dan cara itu hanya bertahan sebentar saja, mungkin sekitar 10 menit. Setelah itu badan langsung berasa pegal terutama dibagian perut untuk posisi tengkurap dan dibagaian dada untuk posisi telentang.

Saya juga tidak menyerah begitu saja, saya langsung mengambil bantalan untuk kedua posisi tidur tersebut saat menulis. Dan hasilnya juga masih sama, sebentar saja.

Kamu mungkin bertanya, kenapa saya memilih tiduran dan tidak duduk dimeja saja ? Alasannya karena saat itu meja saya lagi berantakan, dipenuhi buku berserak dan berdebu. Untuk itulah saya merekomendasikan kamu untuk menulis di meja saja, karena menulis di meja adalah yang paling nyaman (dengan catatan meja harus rapi dan bersih), walau kursi yang kalian duduki tidak empuk, tetapi posisinya bagus dan tidak membuat gampang lelah.

Selain itu, pastikan ruangan kamar kamu suhunya tidak terlalu pengap dan panas, jika kamarmu tidak memiliki AC pakai saja kipas angin, atau jika tidak punya. Kamu bisa pilih tempat dengan suhu kamar yang sejuk dan nyaman.

Teras rumah, dan bawalah obat nyamuk

Jika ruangan kamar kamu bersih, tetapi memiliki ruangan yang pengap dan panas karena AC tidak ada, rusak, atau tidak punya kipas angin. Jangan coba menulis di dalam kamar, pergilah ke teras rumah karena udaranya sejuk.

dan yang biasanya diteras rumah banyak nyamuk & serangga terbang lain..

Saya sudah coba menulis di teras rumah, setidaknya ini adalah alternatif yang bagus jika kamar saya lagi panas atau lagi pengapnya (sering terjadi saat musim panas). Saya juga tidak lupa membawa obat nyamuk lotion, biar ga digigitin nyamuk. Sayangnya sinyal internet kalau diteras rumah saya lumayan jelek, sehingga saya terkadang lebih memilih dikamar daripada diteras rumah.

Kafe, Jangan Pergi Saat Weekend atau Tanggal Merah

Pergi ke sebuah kafe jangan saat weekend atau ditanggal merah, biasanya akan selalu ramai kecuali kamu memilih kafe yang sepi pengunjung. Kafe yang sepi pengunjung juga harus kamu perhatikan juga, kadang kafe tersebut sepi karena tidak menyediakan fasilitas wifi yang kencang.

Untuk kamu yang senang menulis saat offline, kafe yang sepi pengunjung mungkin bisa jadi pilihan terbaikmu. Tapi pastikan kafenya tidak pengap atau panas ya, karena buat apa pergi ke kafe kalau ruangannya pengap dan panas.

Saya tidak mencantumkan warung kopi sebagai tempat yang nyaman untuk menulis karena keseringannya warung kopi itu dipenuhi bapak – bapak yang suka gosip pasti ribut dan bikin tak nyaman, dan pastinya tidak ada wifi gratis.

Saya sendiri lebih senang ke cafe Setarbak atau cafe locale, selain tempatnya kadang nyaman, juga searah dengan jalan pulang kerumah saya hahaha.

Jika ternyata kamu tidak memiliki waktu selain weekend dan ditanggal merah, kamu bisa pergi ke kafe yang menurut kamu nyaman tetapi pergilah dipagi hari, karena jika kamu pergi sore hari atau malam suasananya akan selalu ramai dan bising.

Hotel atau Akomodasi, tetapi hanya jika projek yang kamu garap menguntungkan

Menyewa kamar hotel atau akomodasi hanya akan buang buang uang saja jika projek tulisan yang sedang kamu kerjakan tidak memberi keuntungan yang setimpal. Contohnya, misal kamu menulis 5 artikel sehari dengan imbalan dibawah 500rb, tetapi kamu menyewa kamar dengan harga 400rb, sisa 100rb nya ga bisa ditabung 😀

Di wilayah medan sendiri menyewa kamar hotel budget biasanya paling sedikit membutuhkan 300rb, dibawah ini untuk sebuah hotel biasanya tidak akan mendapat pelayanan yang bagus misalnya wifi yang bermasalah, AC yang tidak dingin, dll.

Alternatif murah, kamu bisa memilih akomodasi yang dibilang bisa lebih murah kisaran 150rb keatas kamu bisa mendapatkan pelayanan yang bagus seperti wifi, tempat yang nyaman, dll.

Tetapi, jika memang pendapatan kamu setiap bulannya sudah tercukupi atau bahkan berlebih ya tidak masalah mengeluarkan uang untuk tempat yang nyaman. Kamu bisa bebas saja memilih hotel yang nyaman buat kamu menulis 😀

Kesimpulan

Nah setelah kamu mengetahui pilihan – pilihan diatas, saya merekomendasikan 2 tempat yang bagus untuk kamu, pertama adalah kamar sendiri dan yang kedua adalah kafe. Daripada menghamburkan uang untuk pergi kehotel hanya untuk menulis, lebih baik ditabung untuk memperbagus kamar kamu sendiri biar lebih nyaman 🙂

Kalau kamu, biasanya pilih tempat yang seperti apa ?

Gravatar Image
Singkatnya tentang saya, seorang mahasiswa yang tinggal di Medan. Tidak suka mengkoleksi buku tetapi sangat suka membaca, Selengkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *