membeli iphone 12

Tips Membeli Iphone 12 Pro tanpa harus jual ginjal

4 min read

Saat ini siapa sih yang tidak tertarik untuk beli Iphone? apalagi baru seminggu yang lalu sejak tulisan ini dibuat, Apple sudah resmi meluncurkan seri Iphone 12 yang membawa kembali design kotak ciri khas iphone 5. Alasan kenapa banyak sekali orang yang ingin membeli iphone adalah karena design yang terlihat elegan, sistem operasi yang berjalan lancar, serta dukungan Instagram Story yang sampai saat ini belum bisa diimbangi oleh pesaingnya yaitu Android (btw saya pengguna Android ya).

Seperti biasa, disetiap keluarnya iphone varian terbaru pasti ada saja meme atau lelucon tentang jual ginjal karena harganya yang terkesan sangat mahal bagi kebanyakan orang. Lucunya, saya tidak tahu ini benar atau tidak, ada berita seorang remaja yang sudah menjual ginjalnya untuk membeli smartphone dan PlayStation, tapi barang yang dia dapatkan setelah menjual ginjalnya tersebut berakhir dicuri orang. Lho? kasian banget kan.

Tapi udah pada tahu belum? kalau sebenernya semua orang yang tertarik untuk beli Iphone tidak harus jual ginjal terlebih dahulu. Ada tips yang bisa kamu ketahui untuk membeli iphone 12 tanpa harus jual ginjal. Tapi tentu saja cara ini akan membutuhkan waktu, usaha, dan niat untuk dilakukan. Bagaimana caranya?

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membeli iphone 12 tanpa harus jual ginjal

Mulai Mengatur Keuangan (Money Management)

Mengatur keuangan sangat penting agar dana yang masuk ke rekening kita, tidak langsung habis begitu saja untuk sesuatu yang diluar kebutuhan premier. Bahkan teman saya juga banyak sekali yang sebenarnya memiliki income diatas UMP, tetapi gaya hidupnya yang boros membuat kebanyakan teman saya tidak memegang uang banyak ditabungan.

Cara yang tepat untuk mengatur keuangan adalah dengan mengalokasikan total pemasukan yang kamu terima menjadi beberapa bagian dengan menggunakan konsep 50/30/20, seperti pada gambar ini

alokasi keuangan

Saya sendiri untuk alokasi tabungan dari 20% saya bagi lagi menjadi 2 bagian yaitu untuk investasi saham dan untuk dana darurat. Untuk menghitung dana darurat adalah total pengeluaran selama sebulan dikali 6, sehingga minimal kamu bisa bertahan hidup dengan dana darurat selama 6 bulan lamanya jika terjadi hal-hal tak terduga.

Investasikan Tabunganmu

Pada dasarnya menabung seperti biasa di bank tidak akan mendapatkan keuntungan sama sekali, malah jatuhnya jika semua uang kita tabung dibank, dalam setahun hanya akan mendapat suku bunga sebesar 1.50% setahun, itupun harus memiliki uang >1 miliar berdasarkan data bank mandiri, yang artinya uang kita akan tergerus oleh inflasi karena bunga inflasi sebesar 3-5% rata-rata dalam setahun terakhir (sumber: bank indonesia).

Nah karena alasan tersebut, akan lebih baik jika kita menaruh dana tabungan (tidak termasuk dana darurat) kedalam instrumen investasi. Ada banyak sekali instrumen investasi yang dibahas masyarakat kita sekarang yaitu Reksadana dan Saham. Saya sendiri baru mulai belajar tentang saham pada akhir bulan april. Untuk memahami lebih lanjut tentang apa itu saham, silahkan tonton videonya disini.

Disiplin dalam mengalokasikan uang

Mengerti tentang cara mengalokasikan uang sudah, mengerti tentang pentingnya menabung investasi sudah, tapi hanya semangat menabung dibulan pertama saja. Hal tersebut sering sekali dialami banyak orang saat ingin mulai menabung, alasannya tidak lain adalah karena kadang kita terlalu serakah untuk ingin menabung semua uang dari total pemasukan, akhirnya tidak memiliki sisa budget yang bisa digunakan untuk senang-senang.

Solusinya adalah jangan terlalu memaksakan untuk banyak menabung diawal-awal, tetap gunakan aturan 50/30/20 seperti poin pertama, tetapi dilakukan secara disiplin setiap bulan. Pada 3-4 bulan pertama pasti akan berasa sangat berat, tapi percayalah setelah bulan tersebut akan terasa lebih gampang untuk menabung.

Jangan lupakan target & alasanmu menabung

Ingatlah pada tujuan awalmu saat memulai menabung dan fokus pada satu target itu terlebih dahulu sebelum memikirkan target baru, karena jika kamu memiliki beberapa target yang harus dicapai dalam menabung, otomatis kamu akan lebih lama dalam mencapai kesemua target tersebut. Tentu saja itu akan menyulitkanmu nantinya jika ternyata kamu salah memprioritaskan tabungan yang kamu miliki.

Menghemat Biaya Kebutuhan + Memperbesar Budget Menabung

Misal total pemasukan yang kamu terima selama sebulan 3 Juta, jika menggunakan aturan 50/30/20 maka setiap bulannya kamu akan menabung sebanyak 600ribu, dengan harga iphone 12 sekarang yang berkisar diharga 16 Juta, maka kamu baru bisa membeli iphone 12 pada tahun kedua setelah menabung setiap bulan.

Jika waktu 2 tahun tersebut dirasa terlalu lama, dan kamu ingin agar iphone 12 bisa kamu beli ditahun pertama. Maka setidaknya kamu harus menabung sebanyak 1.4 setiap bulannya. Tapi masalahnya adalah, alokasi keuangan kamu menjadi 50% untuk kebutuhan dan 50% untuk tabungan. Jika kamu tidak masalah dengan itu, maka masalahnya selesai sampai disini. Tetapi bagaimana jika kamu tidak bekerja, sehingga kamu tidak memiliki pemasukan sebanyak itu?

Maka solusinya adalah dengan mencari pekerjaan utama/sambilan, sehingga kamu bisa mulai menerapkan alokasi keuangan untuk dapat membeli iphone 12 tanpa harus menjual ginjal kamu.

Sekian & Terimakasih.

Bagikan Artikel :

Gravatar Image
Linux & Digital Marketing Enthusiast. Memiliki hobi untuk berbagi informasi dan wawasan melalui tulisan sederhana.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *